Melipatdusku | Pengorbanan | Jendela Menulis Anak Negeri


BAPAK
Dedes Kaysila

Seraut wajah damai nan tenang
Tersenyum dalam kucuran peluh
Tak peduli lelah
Tetap tegap
Bersemangat

Engkau pergi mendahului embun
Kembali setelah petang
Mengais harapan
Kebahagiaan

Pak, lelahkah jiwamu?
Letihkah ragamu?
"Lillah"

Ringannya ucapmu
Tulus

TANGGUH

BAPAK Bersemangat Kebahagiaan Lillah Tulus TANGGUH

Priangan, 14 Juli 2020

****

TIADA JEDA
Siska Nfs

Kasih sayangnya bukan sebuah modus
Cinta diberikan begitu tulus
Tak mengharap balas
Tidak berbatas
Ikhlas

Rela berkorban tanpa pamrih
Meski tersayat perih
Tiada letih
Gigih

Senantiasa mendekap erat
Begitu lekat
Dekat

Penuh petuah
Tabah

IBU

TIADA JEDA ikhlas gigih dekat tabah IBU

Semarang, 12 Juli 2020

****

DI BALIK GELAP
Pria Senja

Dalam renungan kau pasrahkan raga
Tentang pengorbanan yang percuma
Dalam suasana gelap
Tiada kerlap
Harap

Kenang rasa yang terbuang
Tak dapat hilang
Terus tergenang
Tenang

Kecewa mengekang jiwa
Membuat gelisah
Lelah

Gugah dada
Rasa

TERLUNTA

DI BALIK GELAP Harap Tenang Lelah Rasa TERLUNTA

HsNMT
Mamuju, 10 Juli 2020

****

SEBUAH ARTI KETULUSAN
Chintanadine Amirudin

Meretas harap pada penghujung senja
Tentang ikhtiar kerelaan menerima
Tengadahkan pinta terbalas
Bersimpuh memelas
Ikhlas

Menghempas sepintas rasa jengah
Mengabaikan ingin menyerah
Hentikan gelisah
Lelampah

Menyematkan dalam jiwa
Haturkan sahaja
Semata

Rengkuhlah cahaya
Mendamba

BERKAH-NYA

SEBUAH ARTI KETULUSAN, Ikhlas Lelampah Semata Mendamba BERKAH-NYA.

Sby, 14072020
****

1 Response to "Melipatdusku | Pengorbanan | Jendela Menulis Anak Negeri"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel